Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tingkat Kelelahan Kerja Pada Pekerja Industri Gamelan Desa Wirun

Authors

  • Femy Rahmawati Keselamatan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret
  • Maria Paskanita Widjanarti Keselamatan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret
  • Reny Wijayanti Keselamatan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.20961/jaht.v5i1.2588

Keywords:

pisang ambon; industri informal; kelelahan kerja

Abstract

Kelelahan kerja merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak pada penurunan produktivitas dan tingginya angka absensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi gizi kerja berupa pemberian buah pisang ambon terhadap tingkat kelelahan kerja pada pengrajin gamelan di Desa Wirun. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sebanyak 30 tenaga kerja dipilih menggunakan teknik total sampling. Karakteristik responden menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara umur (r=0,698) serta masa kerja (r=0,601) terhadap tingkat kelelahan kerja. Intervensi berupa pemberian 150 gram pisang ambon diberikan selama tiga hari berturut-turut untuk mengatasi defisit kalori harian pekerja. Tingkat kelelahan kerja diukur menggunakan reaction timer sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, rata-rata waktu reaksi pekerja sebesar 500,82 milidetik (kategori lelah sedang), kemudian menurun signifikan menjadi 390,14 milidetik (kategori lelah ringan) pasca-intervensi. Uji statistik Wilcoxon mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,001 (p<0,05). Sehingga dapat diartikan bahwa pemberian pisang ambon efektif untuk mempercepat pemulihan energi dan mengurangi kelelahan kerja pada pekerja industri sektor informal dengan beban fisik berat. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pemberian kudapan padat gizi sebagai intervensi lanjutan kesehatan kerja guna mempertahankan kesehatan dan produktivitas kerja.

References

[1] Agustinawati, K.R, Dinata, I.M.K, dan Primayanti, I.D.A. “Hubungan antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pengerajin Industri Bokor di Desa Menyali” dalam Jurnal Medika Udayana. 8 (9), 2019, pp. 1920-1927

[2] Guyton & Hall, J.E. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, Edisi 11. Jakarta: EGC

[3] Tarwaka. Ergonomi Industri: Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja, Surakarta: Harapan Press

[4] International Labour Organization. (2023). World Statistic on Occupational Safety and Health. Geneva: ILO

[5] Agustin, A., Ihsan, T., dan Lestari, R.A. “Gambaran Faktor-Faktor yang Mempengaruhui Kelelahan Kerja pada Pekerja Industri Tekstil Di Indonesia: Review” dalam Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan. 2 (2), 2022, pp. 138 – 151

[6] Suma'mur PK. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES), Jakarta: Sagung Seto

[7] Ahsanu, F., Fadhienie, F., & Ariscasari, P. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif akibat Tekanan Panas pada Pekerja Pandai Besi di Gampong Lamblang Manyang. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 8(2), 778-785.

[8] Fridintya, A.G. “Perbedaan Efektivitas Pemberian Jus Pisang Ambon dan Jus Pisang Raja dalam Mengatasi Kelelahan Otot pada Tikus Wistar” dalam Jurnal Publikasi Skipsi Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang. 2011

[9] Wulandari, RT., Widyastuti, N., Ardiaria M. (2018) Perbedaan Pemberian Pisang Raja dan Pisang Ambon terhadap Vo2max pada Remaja di Sekolah Sepak Bola. Journal of Nutrition College, 7(1), hal: 8–14. Available at: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/

[10] Aprilia, Z., Novitasari, R., & Rosyad, Y. S. (2022). Analisis Faktor Lingkungan dan Kondisi Individu yang Berhubungan dengan Kelelahan Fisik pada Pekerja Pandai Besi. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 22(1), 45-53.

[11] Suhihono, W., Adiatmika, IPG. (2018). Evaluasi Karakteristik Pekerja Industri Manufaktur Logam Di Klungkung, Tihingan Provinsi Banten. Jurnal Industrial Servicess 4 (1); 83-88.

[12] International Labour Organization (ILO). (2018). Healthy Micro-Meals and Nutrition in Demanding Physical Workplaces. Geneva: ILO Publications.

[13] Rohmansyah, R., (2019), ‘Pengaruh Pemberian Jus Buah Pisang Raja dan Sport Drink terhadap Asam Laktat pada Test Rast (Running Based Anaerobic Sprint Test) Atlet Pelajar Bola Voli. Jurnal Publikasi Tesis, Program Studi Ilmu Gizi, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

[14] Antik, R., Prameswari, G.N. (2023). Hubungan Masa Kerja, Usia, Status Gizi, Kecukupan Energi, Kebiasaan Merokok Dengan Kelelahan Kerja Pada Petani Padi. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition 3 (1) :127-136.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles