QUM! dan Audatul Firdaus: Intertekstualitas Drama Arab sebagai Media Literasi Sejarah dalam Pementasan Teater OASE
Keywords:
intertekstualitas, literasi sejarah, teater, QUM! , Audatul FirdausAbstract
Drama Audatul Firdaus karya Ali Ahmad Bakatsir merupakan salah satu teks sastra Arab yang merepresentasikan perjuangan kemerdekaan Indonesia pada masa akhir pendudukan Jepang. Naskah ini kemudian diadaptasi menjadi drama QUM! dan dipentaskan oleh Teater OASE sebagai pertunjukan sejarah yang disusun berdasarkan riset tentang pendudukan Jepang di Indonesia. Penelitian ini merupakan kajian akademik pertama yang secara khusus menjadikan pementasan QUM! sebagai objek penelitian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pementasan QUM! berfungsi sebagai media literasi sejarah melalui relasi intertekstual dengan teks Audatul Firdaus. Pendekatan yang digunakan adalah teori intertekstualitas Julia Kristeva dengan fokus pada mekanisme transposisi, transformasi, dan oposisi teks. Data penelitian meliputi teks drama Audatul Firdaus, naskah QUM!, serta dokumentasi pementasan Teater OASE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QUM! mereaktualisasikan peristiwa-peristiwa sejarah penting, seperti pendudukan Jepang, perdebatan mengenai strategi perjuangan kemerdekaan, kekerasan kolonial, dan pemaknaan terhadap kemerdekaan, melalui pengolahan bahasa, konflik dramatik, serta adegan panggung. Relasi intertekstual tersebut menghadirkan sejarah sebagai pengalaman yang bersifat emosional dan reflektif bagi penonton, sehingga pementasan QUM! dapat dipahami sebagai praktik literasi sejarah melalui medium seni teater.