Studi Deskriptif Terhadap Ciri-Ciri Korban Kematian pada Bayi di IKF RSUD Dr. Moewardi pada Tahun 2018 – 2023

Authors

  • Adelia Putri Faradlillah Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
  • Adji Suwandono Bagian Forensik & Medikolegal, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia dan KSM Forensik & Medikolegal, Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret
  • Herratri Wikan Nur Agusti Departemen Forensik dan Medikolegal, RSUD Dr. Moewardi, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20961/plexus.v4i2.2284

Keywords:

Kematian pada bayi, Asfiksia, viable

Abstract

Pendahuluan: Anak-anak sebagai makhluk sosial memiliki hak asasi yang seringkali terabaikan, terutama dalam perlindungan dari kekerasan dan kejahatan. Faktor penyebab utamanya meliputi stigma sosial terhadap kehamilan di luar nikah, masalah kesehatan mental seperti depresi pasca-melahirkan, dan tekanan sosial untuk menghindari aib keluarga. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengungkap gambaran korban kematian pada bayi di Kota Solo karena minimnya informasi dan penelitian terkait topik tersebut.

Metode: Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif sekunder dengan menggunakan data sekunder. Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Moewardi dengan menggunakan data sekunder Visum et Repertum pada tahun 2018 – 2023 yang memenuhi kriteria inklusi. Data kemudian diolah menggunakan analisis deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan berbentuk naratif.

Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan total 32 kasus dalam rentang waktu lima tahun. Penyebab kematian pada bayi terbanyak disebabkan oleh luka yang mengakibatkan asfiksia pada korban hingga berujung pada kematian.

Kesimpulan: Berdasarkan Visum et Repertum RSUD dr. Moewardi tahun 2018–2023, kasus kematian bayi terbanyak terjadi pada tahun 2021 dengan mayoritas korban berjenis kelamin laki- laki dan kelompok usia infant (3–12 bulan). Kasus lahir hidup mendominasi, diikuti oleh kasus tanpa luka terlihat, tanpa perawatan, serta penyebab kematian yang sebagian besar tergolong undetermined.

References

Abraham, S. (2010). Tanya Jawab Ilmu Kedokteran Forensik. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Afandi, D. (2017). Tata Laksana dan Teknik Pembuatan Visum et Repertum (D. Afandi, Ed.; 2nd ed.). Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

Aldila, B. A., Bagus, I., & Alit, P. (2015). Studi Deskriptif Terhadap Ciri-Ciri Korban Infantisida di Bali, Tahun 2012 Sampai 2014.

Amal, A. A. F. (2023). Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Oleh Ibu Kandung Terhadap Anak Kandung Dalam Perspektif Hukum Pidana Positif dan Hukum Pidana Islam Analisis Studi Putusan No.265/Pid.B/2015/PN.Cms. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA.

Arsyadi. (2014). Fungsi dan Kedudukan Visum et Repertum Dalam Perakara Pidana. Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion, 2(2).

Asmadi, E. (2019). Kejahatan Terhadap Tubuh. In Ilmu Kedokteran Kehakiman (pp. 125–126).

Bardale, R. (2017). Principles of Forensic Medicine and Toxicology. Jaypee Brothers Medical Publishers.

Bryant, R., & Nix, D. (2023). Acute and Chronic Wounds (6th ed.). Elsevier.

Cut, K. (2014). Manfaat Ilmu Forensik dalam Penegakan Hukum di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Reusam, 3((1): 191-205. ISSN 2338-4735).

Haftel, A., Carlson, K., & Chowdhury, Y. S. (2024). Amniotic Fluid Embolism. StatPearls Publishing.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Hasil Pencarian - KBBI Daring “Forensik.” Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa. Available at: Https://Kbbi.Kemdikbud.Go.Id/Entri/Forensik.

Knights, B., & Saukko, P. J. (2016). Knight’s Forensic Pathology. Arnold.

Leming, M. R., & Dickinson, G. E. (2002). Understanding dying, death and bereavement (5th ed.). Harcourt.

Lydia Lestari, D. (2024). Asfiksia Neonatorum. Scientific Journal, 3(1), 08–15. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i1.124

Maryunani, A. (2015). Perawatan Luka Modern (Modern Woundcare). Rajawali Pers.

McGuirl J, & Campbell D. (2016). nderstanding the role of religious views in the discussion about resuscitation at the threshold of viability J Perinatol. J Perinatol, 36(9:694-8).

Naviaux, A.-F., Janne, P., & Gourdin, M. (2020). Psychiatric Considerations on Infanticide: Throwing The Baby Out With The Bathwater. In Psychiatria Danubina (Vol. 32).

Odelia, D. (2021). Deskripsi Kondisi Bayi yang Diperiksa di Bagian Forensik RSUD Moewardi Surakarta Berdasarkan Visum Et Repertum Tahun 2010-2020. Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Ohoiwutun, Y. A. T. (2016). ILMU KEDOKTERAN FORENSIK (Interaksi dan Dependensi Hukum pada Ilmu Kedokteran). UPT-Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Jember.

Parikesit, R. A. S., Novita, N., & Usman, H. A. (2021). Pathological Findings of the Lung at Neonatal Autopsy in Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung Period 2016-2019. Althea Medical Journal, 8(3), 149–154. https://doi.org/10.15850/amj.v8n3.2337

Perez, B. P., & Mendez, M. D. (2023). Routine Newborn Care. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.

Purwanti, S. H. (2014). Ilmu Kedokteran Forensik Untuk Kepentingan Penyidikan. Rayyana Komunikasindo.

Rachmadiani. (2018). Faktor-Faktor Risiko Kematian Bayi Usia 0-28 Hari di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Journal of Agromedicine and Medical Sciences, 4(2).

Raharni, R., Isakh, B. M., & Diana, I. (2011). Profil Kematian Neonatal Berdasarkan Sosio Demografi dan Kondisi Ibu Saat Hamil di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 14(4).

Scarre, G. (2007). Death (1st ed.). Routledge.

Senduk, E. A., Mallo, J. F., & Tomuka, D. Ch. (2013). Tinjauan Medikolegal Perkiraan Saat Kematian. Jurnal Biomedik (JBM), 5(1), 37–41.

Shenjaya, S., Basworo, W., & Suciningtyas, M. (2020). Proporsi dan Distribusi Kasus Infanticide di Wilayah Yogyakarta yang Diotopsi di Rumah Sakit Sardjito pada Tahun 2000-2018. Universitas Gadjah Mada.

Suryadi, T., Suryana, M. Z., Zulkarnain, A. L., Mazaya, C. S., & Kulsum, K. (2023). Autopsy Findings of the Case Child Murder: Is It Infanticide or Child Homicide? The Indonesian Perspective: A Case Report. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(C-Case Reports).

Tanaka, C. T., Berger, W., Valença, A. M., Coutinho, E. S. F., Jean-Louis, G., Fontenelle, L. F., & Mendlowicz, M. V. (2017). The worldwide incidence of neonaticide: a systematic review. Archives of Women’s Mental Health, 20(2), 249–256. https://doi.org/10.1007/s00737-016-0703-8

Tjokronegoro, A., & Sudarsono, S. (1999). Metodologi Penelitian Bidang Kedokteran. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

United Nations International Children’s Emergency Fund. (2023). Understanding Pathways to Adolescent Pregnancy in Southeast Asia Findings From Indonesia. www.burnet.edu.au

Valeriani, D., Akbar, M. F., Wulandari, A., Rusdi, R., & Mardani, M. (2022). Bangka Belitung economic growth analysis with solow theory. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(4), 1180. https://doi.org/10.29210/020222114

Yudianto, A. (2021). Ilmu Kedokteran Forensik. Scopindo Media Pustaka.

Downloads

Published

2025-06-17

Issue

Section

Articles