Sikap dan Pemahaman Mahasiswa Kedokteran Semester Akhir Terhadap Laki Seks Lelaki sebagai Risiko Infeksi Menular Seksual dan HIV
DOI:
https://doi.org/10.20961/plexus.v4i4.2285Keywords:
Sikap, Pemahaman, Laki seks lelaki, IMS, HIVAbstract
Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sikap dan Tingkat pemahaman mahasiswa Kedokteran semester akhir (semester tujuh) mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) dan risiko Human Immunodeficiency Virus (HIV) di kalangan Lelaki Seks Lelaki (LSL). Meningkatnya prevalensi IMS dan HIV di kalangan LSL menunjukkan perlunya perhatian yang lebih besar terhadap pendidikan kesehatan dan kewaspadaan terhadap risiko infeksi pada kelompok ini. Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa Kedokteran memiliki peran penting dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan ini.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kedokteran semester akhir Universitas Sebelas Maret, dengan jumlah sampel sebanyak 233 responden ditentukan menggunakan teknik total sampling . Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis data kuantitatif.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan sikap mahasiswa semester akhir Kedokteran terhadap LSL sebagai faktor risiko IMS dan infeksi HIV sebagian besar mempunyai sikap sedang (ragu – ragu) sebanyak 93,1% terhadap topik penelitian. Tingkat pemahaman mahasiswa Kedokteran semester akhir terhadap LSL sebagai faktor risiko IMS kategori baik hanya sebanyak 42,1% dan pada infeksi HIV yang mempunyai pemahaman baik hanya sebanyak 44,6%, hasil ini masih kurang baik dan perlu ditingkatkan sebagai mahasiswa Kedokteran. Terdapat adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pemahaman dengan sikap mahasiswa Kedokteran semester akhir dengan nilai signifikansi (IMS (p value = 0,014) & HIV (p value = 0,026)).
Simpulan: Mahasiswa Kedokteran semester akhir memiliki tingkat pemahaman yang baik, sikap kategori yang tinggi dan terdapat hubungan antara tingkat pemahaman dan sikap terkait topik LSL sebagai faktor risiko IMS dan HIV.
References
Andriyani, A., Nata, A., & Saefuddin, D. (2015). Implementasi kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui model student centered learning (SCL) di program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 141-169.
Carolin, B. T., Suprihatin, S., & PK, A. M. (2020). Analisis faktor risiko kejadian human immunodeficiency virus (HIV) pada lelaki seks lelaki (LSL). Jurnal Kebidanan, 6(2), 141-147.
Djawan, M. S. A., Ratu, K., Rini, D. I., & Trisno, I. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Nusa Cendana terhadap perilaku dalam pencegahan infeksi. Seminar Nasional Riset Kedokteran,
Hasby, R., & Korib, M. (2021). Faktor Determinan Kejadian HIV pada Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) di Indonesia Tahun 2018. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 1-9.
Januraga, P. P. (2021). Pendekatan Multi-disiplin; Dari Sebuah Diskursus ke Arah Profesionalisme Riset dan Pendidikan Kesehatan Masyarakat. Baswara Press.
Panonsih, R. N., Effendi, A., Artini, I., & Permata, P. E. (2020). Hubungan pendidikan dan pekerjaan dengan kualitas hidup gay, transgender, dan LSL. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 219-225.
Priyanti, S., & Syalfina, A. D. (2017). Buku ajar kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. E-Book Penerbit STIKes Majapahit.
Rima Wirenviona, S., Riris, A. A. I. D. C., & St, S. (2020). Edukasi kesehatan reproduksi remaja. Airlangga University Press.
Rini, S. P. (2025). Scoping Review HIV pada Remaja di Indonesia. Jurnal Medika Nusantara, 3(1), 187-197.
Theresia, T. T. (2025). Kejadian Kasus ODHIV (Orang dengan HIV) di Wilayah Puskesmas Kecamatan Taman Sari Tahun 2021-2023. Jurnal Dunia Kesmas, 14(1), 8-19.
Yudhi, A. (2024). PENGARUH FAKTOR PREDISPOSING, ENABLING, DAN REINFORCING TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA ODHIV DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024 UNIVERSITAS LAMPUNG].
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lalu Muh Syahrul Rio Hidayatullah, Arie Kusumawardani, Endra Yustin Ellistasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright @2022. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/).

