Fokus dan Ruang Lingkup
Tentu. Berikut versi bahasa Indonesianya yang konsisten dengan versi Inggris terbaru.
Fokus dan Ruang Lingkup
Albuchuts: Journal of Arabic Literary Studies menerbitkan penelitian ilmiah yang berfokus pada kajian sastra Arab dalam berbagai periode sejarah, genre, tradisi kesastraan, media, dan perspektif kritik. Jurnal menerima artikel penelitian orisinal dan artikel tinjauan ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan kajian sastra Arab melalui pendekatan teoretis, historis, filologis, komparatif, tekstual, dan interdisipliner.
Fokus utama jurnal adalah sastra Arab dan berbagai fenomena kesastraan yang berkaitan dengannya. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut.
1. Kajian Sastra Arab
Penelitian mengenai sastra Arab klasik, modern, dan kontemporer, yang mencakup:
- puisi, prosa, drama, dan berbagai genre sastra lainnya;
- teori dan kritik sastra;
- sejarah sastra;
- poetika;
- naratologi;
- stilistika;
- kajian resepsi dan pembaca;
- intertekstualitas;
- kepengarangan dan produksi sastra;
- sirkulasi sastra dan pembentukan kanon;
- sastra anak dan sastra remaja;
- sastra digital dan bentuk-bentuk sastra yang berkembang.
2. Filologi Arab dan Kajian Manuskrip Sastra
Jurnal menerima penelitian filologis dan berbasis manuskrip yang berkontribusi terhadap kajian sastra Arab dan tradisi kesastraannya. Bidang yang relevan mencakup:
- kritik teks dan kajian tekstual;
- manuskrip sastra Arab;
- transmisi naskah dan tradisi tekstual;
- edisi kritis teks sastra;
- varian teks dan sejarah teks;
- kodikologi dan paleografi;
- asal-usul, sirkulasi, dan resepsi manuskrip;
- hubungan antara budaya manuskrip dan sejarah sastra Arab.
Kajian terhadap manuskrip yang isi utamanya berada di luar sastra masih dapat dipertimbangkan apabila nilai tekstual, historis, atau intelektualnya memberikan kontribusi substantif terhadap pemahaman mengenai tradisi kesastraan Arab.
3. Sastra Bandingan dan Transnasional
Albuchuts menerima penelitian komparatif yang melibatkan sastra Arab dengan tradisi sastra, bahasa, atau konteks budaya lain.
Kajian bandingan dan transnasional harus tetap menempatkan sastra Arab sebagai bagian substantif dari objek analisis dan menunjukkan kontribusi yang jelas terhadap kajian sastra Arab.
4. Penerjemahan Sastra, Adaptasi, Film, dan Intermedialitas
Jurnal menerima penelitian mengenai penerjemahan sastra yang berkaitan dengan sastra Arab, termasuk penerjemahan, resepsi, sirkulasi, dan transformasi karya sastra lintas bahasa dan budaya.
Kajian mengenai adaptasi film, alih wahana ke layar, serta hubungan antara sastra Arab dan sinema juga dapat diterima. Penelitian dapat membahas transformasi karya sastra ke dalam film, perbandingan narasi sastra dan sinematik, intertekstualitas, struktur naratif, karakterisasi, representasi, serta berbagai bentuk hubungan antara sastra dan media audiovisual.
Kajian mengenai adaptasi, remediasi, dan hubungan intermedial antara sastra, film, teater, media digital, dan bentuk ekspresi budaya lainnya dapat dipertimbangkan sepanjang kontribusi utama analisisnya tetap berkaitan dengan kajian sastra.
5. Pendekatan Interdisipliner terhadap Sastra Arab
Albuchuts terbuka terhadap pendekatan interdisipliner dari linguistik, kajian budaya, kajian gender, pascakolonial, sosiologi, antropologi, sejarah, filsafat, kajian agama, kajian media, humaniora digital, ekokritik, penerjemahan, dan bidang terkait lainnya.
Pendekatan tersebut berada dalam ruang lingkup jurnal apabila digunakan untuk mengkaji teks, praktik, atau fenomena sastra dan penelitian memberikan kontribusi substantif terhadap kajian sastra Arab.
Pendekatan linguistik, misalnya, dapat digunakan untuk mengkaji gaya, karakterisasi, dialog, metafora, wacana, suara naratif, atau dimensi kesastraan lainnya. Pendekatan kajian budaya dapat digunakan untuk membahas identitas, representasi, memori, gender, warisan budaya, ideologi, atau pengalaman sosial sebagaimana direpresentasikan dan dinegosiasikan melalui karya sastra.
6. Pendekatan Baru dalam Kajian Sastra Arab
Jurnal terbuka terhadap perkembangan teori, metode, dan pendekatan interdisipliner baru dalam kajian sastra, termasuk humaniora digital, humaniora lingkungan, kajian afek, kajian memori, kajian ruang, sastra dunia, kajian diaspora, serta pendekatan lain yang berkembang, sepanjang sastra Arab tetap menjadi bagian utama penelitian.
Batas Ruang Lingkup
Penggunaan karya sastra semata-mata sebagai sumber data linguistik, budaya, sejarah, agama, atau sosial tidak dengan sendirinya menjadikan sebuah naskah berada dalam ruang lingkup Albuchuts. Demikian pula, penggunaan manuskrip Arab sebagai objek penelitian tidak otomatis menjadikan sebuah kajian sesuai dengan ruang lingkup jurnal apabila kontribusi utamanya tidak berkaitan dengan sastra atau tradisi kesastraan.
Naskah harus menunjukkan bagaimana analisis yang dilakukan memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai bentuk, makna, estetika, narasi, gaya, genre, representasi, resepsi, transmisi teks, adaptasi, sejarah sastra, atau dimensi lain dalam kajian sastra.
Jurnal ini pada umumnya tidak menerima artikel yang semata-mata berfokus pada linguistik umum, pengajaran bahasa Arab, pemerolehan bahasa, penerjemahan non-sastra, kajian budaya umum, kajian film tanpa keterkaitan substantif dengan sastra, politik, hubungan internasional, kajian agama, ilmu sosial, atau kajian manuskrip yang tidak berkaitan dengan tradisi kesastraan Arab, kecuali penelitian tersebut memiliki keterlibatan substantif dengan teks atau fenomena sastra dan memberikan kontribusi langsung terhadap kajian sastra Arab.