IMPLEMENTASI SI IDA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DINPMPTSP) KABUPATEN PURWOREJO
Kata Kunci:
Implementasi kebijakan, pelayanan publik, e-government, perizinan, Si IdaAbstrak
Pelayanan publik berbasis digital merupakan bagian dari transformasi birokrasi modern yang bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pelayanan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DINPMPTSP) Kabupaten Purworejo mengembangkan Sistem Perizinan Dalam Jaringan (Si Ida) sebagai bentuk penerapan e-government untuk mendukung inovasi pelayanan perizinan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Si Ida dalam pelayanan publik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat berdasarkan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Si Ida telah berhasil diimplementasikan namun ada beberapa aspek yang belum optimal. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2020–2025 yang mencapai kategori “Sangat Baik” dengan nilai 96,42 pada tahun 2025. Faktor pendukung implementasi mencakup dukungan kebijakan, kesiapan infrastruktur teknologi, serta sikap positif pelaksana. Sementara itu, kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, literasi digital masyarakat, serta optimalisasi sistem yang belum sepenuhnya maksimal. Temuan penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan intensitas sosialisasi kepada masyarakat, serta optimalisasi integrasi sistem agar Si Ida dapat memberikan pelayanan publik yang lebih responsif, cepat, dan efektif.