PERBANDINGAN KALIMAT MOTIVASI REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

Authors

  • Agus Budi Wahyudi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Abdilah Nugroho Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Adyana Sunanda Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Atiqa Sabardila Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author
  • Naimul Faizah Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta Author

Keywords:

kalimat motivasi, remaja, perbandingan bahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbandingan penggunaan kalimat motivasi pada remaja laki-laki dan perempuan. Objek penelitian ini berupa kalimat yang menunjukkan perbandingan penggunaan kalimat motivasi yang ditulis siswa-siswi SMP Muhammadiyah 6 Surakarta. Objek penelitian berupa aspek-aspek kebahasaan yang menunjukkan perbandingan pada kalimat motivasi remaja. Pengumpulan data dilakukan dokumentasi pada tulisan siswa-siswi dilanjutkan dengan wawancara kepada sejumlah informan. Teknik analisis data menggunakan metode komparasi, yaitu dengan melakukan perbandingan dari segi penggunaan satuan lingual dalam kalimat motivasi remaja laki-laki dan perempuan. Selain itu, analisis dilakukan menggunakan metode padan. Metode padan yang digunakan yakni metode padan referensial atau content analisis dengan alat penentu referen bahasa. Selain teknik padan referensial, bila memungkinkan digunakan teknik baca markah. Selain itu, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk memperoleh hasil penelitian yang absah. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam hal yang menjadi perbedaan penggunaan kalimat motivasi remaja laki-laki dan perempuan, yaitu: (1) satuan lingual dalam kalimat motivasi remaja perempuan lebih mengandung nilai rasa yang emosional dibandingkan bahasa remaja laki-laki; (2) variasi bahasa dalam kalimat yang digunakan remaja perempuan lebih banyak dibandingkan remaja laki-laki; (3) satuan lingual dalam kalimat motivasi remaja laki-laki lebih banyak menggunakan analogi, sedangkan kalimat motivasi remaja perempuan tidak); (4) kalimat motivasi remaja perempuan lebih banyak menggunakan ragam bahasa tidak baku dibandingkan bahasa kalimat motivasi remaja laki-laki; dan (5) kalimat motivasi remaja laki-laki menggunakan kata berkonotasi negatif, sedangkan kalimat motivasi pada remaja perempuan tidak.

Published

2025-02-27

Issue

Section

Articles

Similar Articles

11-20 of 20

You may also start an advanced similarity search for this article.