MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENDEKATAN INKUIRI PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 1 WONOSOBO
Kata Kunci:
hasil belajar siswa, pendekatan inkuiriAbstrak
Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas 3 SD Negeri 1 Wonosobo Kecamatan Wonosobo diakibatkan karena dalam pembelajaran IPA guru hanya menjelaskan materi yang ada di buku teks dan menugasi siswanya untuk mendengarkan tanpa memberikan pengalaman belajar secara langsung. Penyebab lainnya karena model pembelajaran yang digunakan masih konvensional dengan metode ceramah sebagai pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dan bagaimanakah hasil belajar IPA siswa kelas 3 SD Negeri 1 Wonosobo Kecamatan Wonosobo Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 melalui pendektan Inkuiri. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas model spiral dari C, Kemmis dan MC. Taggart dengan menggunakan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yakni 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri 1 Wonosobo yang berjumlah 33 siswa, terdiri dari 19 perempuan dan 14 siswa laki-laki dengan karakteristik yang berbeda. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes (tes formatif) dan observasi (observasi guru dan siswa). Instrumen penilaian dengan menggunakan butir-butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskripstif komparatif yaitu dengan membandingkan hasil belajar siswa dengan kriteria keberhasilan yakni 80% dari seluruh siswa yang hadir mencapai KKM ≥76. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas 3 SD Negeri 1 Wonosobo Kecamatan Wonosobo Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini nampak pada perbandingan hasil belajar siswa pada konsidi awal (pra siklus) sebesar 64%, siklus I meningkat menjadi 90,90%, dan pada siklus ke II meningkat menjadi 93,94%. Disarankan pendekatan Inkuiri untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA SD.
