MENGGAGAS MODEL PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA ANTI KORUPSI
Keywords:
Pendidikan keluarga dan Budaya Anti KorupsiAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan model pendidikan keluarga berbasis budaya anti korupsi. Desain penelitian adalah kualitatif. Subyek penelitiannya keluarga di wilayah kecamatan Kartasura, sedangkan objek penelitiannya budaya anti korupsi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, Wawancara dan observasi. Sumber datanya adalah anggota keluarga di kecamatan. Teknik samplingnya proporsional randam sampling. Teknik analisis data digunakan teknik interaktif yang terdiri dari 3 langkah yaitu: reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pendidikan keluarga berbasis budaya anti korupsi harus dimulai dari sikap , perilaku dan tindakan anggota keluarga yang mencerminkan budaya anti korupsi, diantaranya: kejujuran, kedisiplinan, keadilan, keterbukaan, kekompakan, kerjasama, kepeduliaan yang semua itu diwujudkan melalui keteladanan dimulai dari orang tua, serta anggota keluarga lainnya. Tata tertib keluarga harus berlaku bagi semua anggota keluarga sehingga siapapun yang melanggar harus ditindak tanpa kecuali. Hal-hal kecil yang berpotensi korupsi harus dijauhi dan dihindari, misalnya ayah atau ibu datang terlambat, anak pulang sekolah terlambat, menjalankan ibadah terlambat, dan sebagainya. Di setiap ruangan termasuk kamar tidur anggota keluarga harus diberikan pesan-pesan yang megandung nilai budaya anti korupsi, demikian pula perlu ada komitmen adanya penghargaan dan hukuman misalnya sikap, perilaku dan tindakan anggota keluarga selama, sebulan, setahun dst mencerminkan buadaya anti korupsi perlu diberikan penghargaan sesuai dengan kemampuan keluarga, sedangkan anggota keluarga yang sikap, perilaku dan tindakannya bertentangan dengan budaya anti korupsi diberikan hukuman yang bersifat edukatif.
