PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF MELALUI COLLABORATION MODEL DI SEKOLAH DASAR KOTA SURAKARTA
Kata Kunci:
Pembelajaran Tematik Integratif, Collaboration Learning Model, hasil belajarAbstrak
Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif jenis penelitian pengembangan dengan pola eksperimen (True Experiment). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Collaboration Learning Models terhadap pengembangan pembelajaran tematik integratif. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SD N) Kota Surakarta pada bulan April sampai dengan Agustus 2018. Kota surakarta terdiri dari 5 (lima) wilayah kecamatan yakni kecamatan Jebres, Banjarsari, Pasar Kliwon, Serengan, dan Laweyan. Masing-masing kecamatan terdapat antara 10-5 SD Negeri. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh guru-guru di kota Surakarta dan populasi target adalah guru-guru SDN di wilayah kecamatan. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik multi purposed random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini diawali dengan uji prasyarat yakni uji normalitas dan uji homogenitas data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Anova 2x2. Berdasarkan analisis data terhadap tiga aspek hasil belajar yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik menunjukan bahwa skor hasil belajar pada pembelajaran fragmented melalui CLM lebih tinggi daripada fragmented non CLM, dan skor hasil belajar pada pembelajaran integrated melalui CLM lebih tinggi daripada integrated non CLM. Sehingga Collaboration Learning Models memiliki pengaruh terhadap pembelajaran tematik Fragmented maupun Integrated. Namun hasil pembelajaran tematik integratif CLM menunjukkan skor paling tinggi daripada non CLM maupun pembelajaran tematik fragmented. Pengembangan pembelajaran tematik integratif melalui CLM berdampak positif bagi guru-guru maupun peningkatan perolehan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa pengembangan pembelajaran tematik integratif melalui CLM berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik di SD dapat terbukti kebenarannya dan diterima secara signifikan.
