PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP GOLPUT PADA PEMILU 2024 DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA (STUDI KELAS XI-F1)

Authors

  • Faj'ri Alfi Syahrin Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret
  • Dewi Gunawati Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret
  • Winarno Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.20961/evokasi.v3i1.1246

Keywords:

Generasi Z, Golput, Pemilu 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan (1) Persepsi Generasi Z terhadap Golput pada Pemilu 2024 di SMA Negeri 6 Surakarta (Studi Kelas XI-F1), (2) Faktor yang mempengaruhi Golput pada Generasi Z di SMA Negeri 6 Surakarta, (3) Strategi sekolah dalam mengatasi Golput pada Pemilu 2024 di SMA Negeri 6 Surakarta. Penelitian ini menggunakan mixed methods yaitu sebuah jenis penelitian yang mengumpulkan, menganalisis, dan mengkombinasikan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam suatu rangkaian penelitian untuk memahami permasalahan penelitian. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Uji validitas data menggunakan trianggulasi data. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Persepsi Generasi Z terhadap Golput pada Pemilu 2024 di SMA Negeri 6 Surakarta yaitu dari 17 responden Generasi Z, mereka tetap berencana menggunakan hak pilih untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024. Hal ini ditandai sebanyak 94,1% peserta didik memahami akan konsep pemilihan umum, kemudian sebanyak 88,2% mereka memahami pentingnya menggunakan hak pilih, tetap berencana menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024. 2) Faktor yang mempengaruhi Golput pada Generasi Z di SMA Negeri 6 Surakarta terdapat faktor yaitu, faktor yang mempengaruhi Generasi Z di SMA Negeri 6 Surakarta mengenai golput dan berencana tidak menggunakan hak pilihnya dikarenakan karena Capres dan Cawapres banyak yang tidak bertanggungjawab atas janji yang telah dilontarkan pada masa kampanye. Alasan lain mengapa partisipasi pemilihan umum di Indonesia menurun yakni mereka bosan dengan sistem pemilu yang monoton. 3) Strategi sekolah dalam mengatasi golput pada pemilu 2024 di SMA Negeri 6 Surakarta yaitu SMA Negeri 6 Surakarta belum memiliki strategi khusus secara spesifik untuk mengatasi golput pada Pemilu 2024. Akan tetapi pemahaman mengenai politik dan penggunaan hak pilih ditanamkan kepada semua peserta didik melalui kegiatan akademik dan non akademik disekolah

References

Akbar, Affan et al. 2023. “Perkembangan Demokrasi Di Indonesia.” 1(5): 627–35.

Alfitri, Bella, and Muhammad Fachruddin Arrozi. 2022. “Pendidikan Demokrasi.” BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu 01(5): 230–35.

Arikunto, S. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Edisi revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, A. (2015). Perspektif Ilmu Politik. Jakarta: Pustaka Indonesia.

Arniti, N. K. (2020). Partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan umum legislatif di Kota Denpasar. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 4(2), 329-348.

Budiarjo, M. (2015). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Burke, J. P. (2018). Presidential Power: Theories and Dilemmas. Routledge.

Chadwick, A. (2006). Internet politics: States, citizens, and new communication technologies. Oxford University Press, USA.

Chaffe, M. (2017). Untenanted lives: involuntary childlessness in nineteenth-century America (Doctoral dissertation, University of East Anglia).

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Damsar, S. (2010). Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta: Kencana Prenada.

Elster, J. (Ed.). (1998). Deliberative democracy (Vol. 1). Cambridge University Press.

Fitriyah, F., Alfirdaus, L. K., & Manar, D. G. (2021). Partisipasi politik dan pemilih muda: konteks pilgub jateng 2018 dan pilkada 2019 di Kabupaten Temanggung. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 12(1), 1-10.

Gunawan, Imam. 2016. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara

Gibsons. J.L. 1989. Organization: Behavior Structure, Processes. Plano: Business Publication.

Hall, P. A., & Soskice, D. (Eds.). (2001). Varieties of capitalism: The institutional foundations of comparative advantage. OUP Oxford.

Hyman. H (1959). Political Socialization: A Study in The Psychology of Political Behavior. Illinois: Free Press.

Jurdi, F. (2018). Pengantar Hukum Pemilihan Umum. Kencana.

Karim, Abdul Gaffar, Ashari Cahyo Edi, Desi Rahmawati, dan Ristyan Widiaswati. 2017. Memahami Tingkat Melek Politik Warga di Kabupaten Sleman. Laporan Penelitian. Yogyakarta. 5-7.

Kinicki, Angelo. Robert Kreitner. 2003. Organizational Behavior Key Concepts, Skills & Best Practtces. Mc. Graw Hill. Boston.

Kymlicka, W., & Banting, K. G. (Eds.). (2006). Multiculturalism and the welfare state: Recognition and redistribution in contemporary democracies. Oxford University Press, USA.

Lijphart, A. (1969). Consociational democracy. World politics, 21(2), 207-225.

Miftah, Thoha. 1992. Prilaku Organisasi. CV Rajawali. Jakarta.

Mihelich, M. (2013). Worker centers are center of attention. Workforce, 92(11), 24-26.

Muhaling, A. (2014). Partisipasi politik masyarakat dalam pemilukada Di Kecamatan Siau Barat Selatan Kabupaten Sitaro. Politico: Jurnal Ilmu Politik, 3(2).

Mumtahanah, Nurotun. 2015. “Upaya Menanggulangi Kenakalan Remaja Secara Preventif, Represif, Kuratif Dan Rehabilitasi.” Jurnal Studi Keislaman 5(2): 278–79.

Mutia. 2022. Angka Partisipasi Anak Muda dalam Pemilu 2014 dan Pemilu 2019. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/30/survei-partisipasi-pemilih-muda-meningkat-pada-pemilu-2019

Nasution, L. H., & Sos, S. (2009). Pemanfaatan internet guna mendukung kegiatan perkuliahan mahasiswa program pascasarjana UNIMED. Medan: USU Repository.

Nilsson, A. N., Morrow, E., & Quinn, R. (2017). An Analysis of Robert A. Dahl's Democracy and its Critics. Macat Library.

Pitkin, H. F. (2016). The concept of representation. In Democracy: A Reader (pp. 155-158). Columbia University Press.

Putra, F. A., & Fauzi, A. (2020). Komunikasi KPU Dalam Menekan Golput di Jember. Al-Hikmah, 18(2), 199-210.

Putra, Y.S. 2016. Theoritical review: teori perbedaan generasi. Jurnal Ilmiah Among Makarti, 9(18).

Putri, R. A., & Razif, M. (2015). Studi golput pada pemilih pemula (Kasus pemilukada gubernur Riau tahun 2013 di Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2(2), 1-10.

Pora, R. (2023). Partai Politik Pemilu dan Oligarki di Indonesia. Purbalingga: Eureka Media Aksara.

Primadi, A., Efendi, D., & Sahirin, S. (2019). Peran pemilih pemula dalam pengawasan pemilu partisipatif. Journal of Political Issues, 1(1), 63-73.

Rachmawati, D. (2019). Welcoming gen Z in job world (selamat datang generasi Z di dunia kerja). Proceeding Indonesian Carrier Center Network (ICCN) Summit 2019, 1(1), 21-24.

Ranadireksa, H. (2007). Arsitektur Konstitusi Demokratik Mengapa ada negara yang gagal melaksanakan Demokrasi. Fokusmedia, Bandung.

Robbins, Stephen P. 2005. Organizational Behavior, Prentice Hall Inc: Toronto

Schermerhorn. 2005. Organizationql Behavior Ninth Edition. John Wiley & Sons. lnc. America.

S. Zulfikri. Demokrasi Untuk Indonesia: Pemikiran Politik Bung Hatta. (Jakarta: Kompas Media Nusantara), 2010, h. 20.

Sakitri, G. (2021, July). Selamat datang gen z, sang penggerak inovasi!. In Forum Manajemen, 35(2), 1-10.

Save D. Dagun, Kamus Besar Ilmu Pengetahuan, (Jakarta: Lembaga Pengkajian dan Kebudaaan Nusantara, 2007), h. 964

Sholihah, R (2018). Peluang dan tantangan pemilu serentak 2019 dalam perspektif politik. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 73-88.

Shugart, M. S., & Carey, J. M. (1992). Presidents and assemblies: Constitutional design and electoral dynamics. Cambridge University Press.

Slavin, A. (2015). Marketers: forget about millennials. Gen Z Has Arrived.

Sitorus, M. S., & Sitorus, S. H. (2023). Partisipasi generasi z dalam menggunakan hak pilih pada pemilihan umum 2024 di smk taruna Pekanbaru. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 969-976.

Sugiyono, P. D. (2013). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta, CV.

Supomo, B., & Indriantoro, N. (2020). Metodologi penelitian bisnis untuk akuntansi dan manajemen.

Surbakti, R. (1992). Memahami ilmu politik. Grasindo. h. 177

Sutopo, R. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Dasar-Dasar Teoriti dan Penerapannya dalam Penelitian. Surakarta: UNS Press

Umar, H. (2013). Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Walgito, Bimo. 2010. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi.

Yunica, E., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi nilai-nilai pendidikan pancasila dalam mengantisipasi interaksi asosial pada generasi z. Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 1(4), 111-117.

Yusi, M. S., & Umiyati, I. (2009). Metodologi Penelitian Ilmu Sosial: Pendidikan Kuantitatif. Indonesia. Penerbit: Citra Books Indonesia.

Yusrin, Y., & Salpina, S. (2023). Partisipasi Generasi Millenial dalam Mengawasi Tahapan Pemilu 2024. Journal on Education, 5(3), 9646-9653.

Downloads

Published

01-06-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP GOLPUT PADA PEMILU 2024 DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA (STUDI KELAS XI-F1). (2024). EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi Dan Sosial Terapan, 3(1), 16-31. https://doi.org/10.20961/evokasi.v3i1.1246