ANALISIS PENILAIAN KETANGGUHAN DESA (PKD) DI KABUPATEN BLITAR

Authors

  • Ficky Adi Kurniawan Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia
  • Anggoro Budi Prasetyo Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia
  • Ifiane Nurul Handayani Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia
  • Surya Heppy Kurniasari Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia
  • Inggit Fandayati Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia
  • Zainal Fatah Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia
  • Yulis Bigan Data Pujiono Centre Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20961/ryta1069

Keywords:

Assessment, Resilience, Village, Blitar Regency

Abstract

 

Indonesia is a country that has a fairly high potential for natural disasters. Based on disaster risk assessment. Blitar Regency has 10 potential disasters, namely floods, flash floods, extreme weather, high waves and abrasion, earthquakes, forest and land fires, drought, volcanic eruptions, landslides and tsunamis. Assessing village resilience has become an important focus along with increasing efforts to increase village resilience following the high number of disaster events in Indonesia. The disaster resilience assessment aims to produce basic data (baseline) on aspects that influence village resilience. Data collection methods used in village resilience assessment research in Blitar Regency include FGD, observation, and documentation review. Next, the collected data is processed using the application in the BNPB preparedness catalog. The assessment results show that of the 248 villages/sub-districts in Blitar Regency, 170 villages/sub-districts are in the pratama category with a score index of <58.33, 61 villages/sub-districts are in the intermediate category with a score index of 58.33 - 83.33 and 17 villages/sub-districts are in the main category with a score index > 83.33. There are around 17 priority threats chosen by villages/sub-districts in Blitar Regency.

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023. www.dibi.bnpb.go.id.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Sebaran Kejadian Bencana Alam Periode 1-12 Juli 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. www.bnpb.go.id.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Panduan Penilaian Ketangguhan Desa/Kelurahan. Direktorat Kesiapsiagaan Kedeputian Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). https://eprints.upnyk.ac.id/35367/1/4.Panduan%20Penilaian%20Ketangguhan%20 Bencana%20Desa%20dan%20Kelurahan%202021_REVISI.pdf

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. (2019). Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) 2019-2023. https://opendata.blitarkab.go.id/

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar. (2023). Peta Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) Kabupaten Blitar Tahun 2023. Laporan Penilaian Ketangguhan Desa Kabupaten Blitar Tahun 2023. https://www.blitarkab.go.id

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Kabupaten Blitar Dalam Angka. Blitar CV Azka Putra Pratama.

Badan Standardisasi Nasional. (2020) Panduan Penerapan SNI 8357:2017 Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana. Jakarta. Badan Standardisasi Nasional.

Damayanti, Didit. (2018). Pengaruh Simulasi Tentang Cara Menghadapi Bencana Dengan Kemampuan Penanganan Bencana Gempabumi di MAN 3 Kediri. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 350–353. http://nursingjurnal.respati.ac.id/index. php/JKRY/index.

Kurniawan, Ficky Adi, Fauziah, Rosynanda Nur, & Rohmatulloh, Dimas Panji Agung. (2024). Relevansi Dan Peran Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Pemahaman Peserta didik Tentang Krisis Global Warming. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 3(1), 55–67. https://doi.org/10.20961/ijed.v3i1.1074

Pemerintah Kabupaten Blitar. (2024). Jumlah Kejadian Bencana (Per Bencana). Satu Data Kabupaten Blitar. https://data.blitarkab.go.id/data/jumlah-kejadian-bencana-per- bencana-3zvvw9z5

Priambodo, Arie. 2013. Panduan Praktis Menghadapi Bencana. Yogyakarta: Kanisius.

Syahadat, R. M., Ichsan, D. R., & Putra, S. (2022). Pemanasan Global Dan Kerusakan

Lingkungan Apakah Masih Menjadi Isu Penting Di Indonesia. Jurnal Envirotek, 14(1), 43–50.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.

UNISDR. 2009. Terminology on Disaster Risk Reduction.

Wibowo, Nugroho Budi, & Sembri, Juwita Nur. (2016). Analisis Peak Ground Acceleration (PGA) dan Intensitas Gempabumi berdasarkan Data Gempabumi Terasa Tahun 1981 - 2014 di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Indonesian Journal of Applied Physics, 6(01), 65. https://doi.org/10.13057/ijap.v6i01.1804

Downloads

Published

2025-04-21

How to Cite

ANALISIS PENILAIAN KETANGGUHAN DESA (PKD) DI KABUPATEN BLITAR. (2025). Indonesian Journal of Environment and Disaster, 4(1), 94-109. https://doi.org/10.20961/ryta1069