ANALISIS SPASIAL KERENTANAN BANJIR DI CIKARANG RAYA MENGGUNAKAN DATA SEKUNDER: STUDI KASUS 2015–2025
DOI:
https://doi.org/10.20961/ijed.v4i2.2345Keywords:
: Cikarang Raya; flood vulnerability; GIS; spatial analysis; urban planningAbstract
SPATIAL ANALYSIS OF FLOOD VULNERABILITY IN CIKARANG RAYA USING SECONDARY DATA: CASE STUDY 2015–2025
Flooding remains a natural disaster that continues to pose a serious threat in the Cikarang Raya area, West Java. The region is under increasing pressure due to the conversion of land into built-up areas and drainage systems that are unable to accommodate the rising intensity of rainfall. This study aims to analyze spatial trends of flood vulnerability from 2015 to 2025 using secondary data. The data were obtained from various agencies, including flood-prone maps from the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Bekasi Regency, demographic data from the Central Bureau of Statistics (BPS) of Bekasi Regency, and land-use change information from the Geospatial Information Agency (BIG) and the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Bekasi Regency. The analysis was conducted descriptively and qualitatively, supported by Geographic Information System (GIS)-based visualization. The results indicate that Tambun Selatan, Cikarang Barat, and Cikarang Timur are the districts with the highest levels of flood vulnerability. The main contributing factors are rapid urbanization, the reduction of green open spaces, and the decline in water absorption capacity. Furthermore, the overlay of flood-prone maps from 2015 and 2025 reveals both shifts and expansions in the affected areas. These findings underscore the urgent need for disaster-mitigation-based spatial planning and the utilization of spatial data in decision-making processes. This research is expected to serve as an initial reference in formulating sustainable and adaptive development policies in response to environmental changes.
References
Badan Informasi Geospasial. (2020). Atlas kebencanaan Indonesia. Cibinong: BIG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2021). Data curah hujan Kabupaten Bekasi 2015–2020. Jakarta: BMKG.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Data Bencana Indonesia Tahun 2022. Jakarta: BNPB.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi. (2021). Kabupaten Bekasi dalam angka 2021. Bekasi: BPS.
Djakaria M Nur, "Dampak Pembangunan Kawasan Industri Di Kabupaten Bekasi Terhadap Alih Fungsi Lahan Dan Mata Pencarian Penduduk," Jurnal Geografi Gea 7, no. 2 (2016): 1717, https://doi.org/10.17509/gea.v7i2.1717.
Hapsari, E. (2019). Pemetaan kawasan banjir di Kota Bekasi menggunakan data radar Sentinel-1A [Skripsi, Universitas Jember]. http://repository.unej.ac.id
Katalog Satu Data Indonesia. (2024). Peta kerentanan banjir nasional. https://katalog.satudata.go.id/dataset/peta-kerentanan-banjir
Nur Azizah, S. (2024). Pemetaan wilayah rawan banjir di Kota Bekasi menggunakan regresi logistik spasial [Skripsi, Universitas Mercubuana]. https://repository.mercubuana.ac.id/88198
PetaBencana.id. (2024). Platform peta banjir interaktif Indonesia. https://petabencana.id
Rizkia, S., & Indrawati, L. (2016). Zonasi rawan banjir menggunakan data penginderaan jauh dan SIG di Kabupaten Bekasi [Skripsi, Universitas Gadjah Mada]. http://etd.repository.ugm.ac.id
Setiawan, D. (2020). Analisis spasial daerah rawan banjir di wilayah Jabodetabek menggunakan QGIS. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 12(2), 45–56. https://doi.org/10.31219/osf.io/jabgt
Suharto, T., & Handayani, L. (2022). Pengaruh penggunaan lahan terhadap kejadian banjir di Kabupaten Bekasi. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(1), 55–64. https://doi.org/10.14710/jwl.10.1.55-64
Suherman, A., & Maryani, E. (2024). Ketimpangan spasial dan kerentanan masyarakat terhadap banjir di Kabupaten Bekasi. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 14(1), 45–56. https://doi.org/10.23887/jpg.v14i1.42662
Tiara Ihsani, T., Sutoyo, & Syafiudin, M. F. (2024). Analisis penurunan muka tanah dan banjir rob di wilayah Bekasi Utara menggunakan metode DInSAR [Skripsi, IPB University]. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153528
Triagusta, A. F., Suryoputro, A. A. D., & Helmi, M. (2021). Analisis Dampak Luas Banjir Pasang Tahun 2020 Terhadap Rencana Pola Ruang Menggunakan Pemodelan Geospasial di Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 3(3), 250–261. https://doi.org/10.14710/ijoce.v3i3.11465
Yulianti, R., & Prasetyo, B. (2021). Penerapan sistem informasi geografis dalam mitigasi bencana banjir. Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, 9(2), 85–94. https://doi.org/10.14710/jtik.9.2.85-94
Yuliana, A., & Harwanto, H. (2020). Manajemen risiko bencana berbasis masyarakat di wilayah perkotaan rawan banjir. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(3), 367–382. https://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/view/57865
Zulkarnaen, A., & Rahmadani, T. (2021). Integrasi data spasial dan penginderaan jauh untuk pemetaan daerah rawan banjir. Jurnal Geosaintek, 7(3), 98–106. https://doi.org/10.29303/jgs.v7i3.217
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Environment and Disaster

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




