Pelatihan Pengembangan Asesmen Digital Untuk Peningkatan Kompetensi Digital Pedagogik Guru dalam Implementasi Platform Merdeka Belajar di SMAN 1 Rambatan
DOI:
https://doi.org/10.20961/ijecs.v1i1.3223Keywords:
Participatory Action Research, Asesmen Digital, Kompetensi Pedagogik, ScoreApp, Merdeka BelajarAbstract
Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogik digital yang adaptif terhadap perubahan kurikulum dan dinamika pembelajaran abad ke-21. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar guru SMA Negeri 1 Rambatan masih menghadapi kendala dalam merancang dan menerapkan asesmen digital yang sesuai dengan prinsip Merdeka Belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan asesmen digital berbasis refleksi melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan kolaborasi, partisipasi aktif, dan refleksi berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan dan workshop, pendampingan implementasi asesmen digital berbasis ScoreApp dan Google Form, serta evaluasi hasil menggunakan desain one group pre-test–post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kompetensi digital pedagogik sebesar 35% pada aspek perancangan asesmen interaktif, integrasi teknologi dalam evaluasi pembelajaran, serta refleksi hasil asesmen untuk pengembangan profesional guru. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan pendekatan PAR efektif dalam membangun kemandirian dan budaya reflektif di kalangan guru. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran berbasis teknologi dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education melalui penguatan kapasitas pendidik di era digital.
References
Haq, H. (2024). Evaluation of the implementation of the Merdeka Belajar curriculum in secondary schools in the digital era. International Journal of Post Axial: Futuristic Teaching and Learning, 3(1), 45–59. https://journal.amorfati.id/index.php/postaxial/article/view/391
Hunaepi, H., & Suharta, I. (2024). Transforming education in Indonesia: The impact and challenges of the Merdeka Belajar curriculum. Path of Science, 10(6), 110–124. https://www.ssoar.info/ssoar/handle/document/95381
Kurniadi, N. B. D., & Ismanto, B. (2025). Evaluation of PMM-based academic supervision in enhancing the implementation of the Merdeka Curriculum. Jurnal Kependidikan, 9(2), 123–136. https://ojspanel.undikma.ac.id/index.php/jurnalkependidikan/article/view/14045
Kusumawati, E., Suswandari, & Umam, K. (2025). Strengthening teacher competence for leading and sustaining the implementation of the Merdeka Curriculum. Cogent Education, 12(1), 2501458. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2501458
Ningrum, A. R., Hidayah, N., & Utami, A. C. (2024). Teacher’s pedagogical competence in implementing of Kurikulum Merdeka Belajar (Independent Learning Curriculum). Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(1), 45–58.
Redecker, C. (2020). European Framework for the Digital Competence of Educators: DigCompEdu. Publications Office of the European Union.
Rizal, R., Surahman, E., & Suhendi, H. Y. (2023). Pelatihan media dan alat evaluasi pembelajaran digital untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru. JMM: Jurnal Masyarakat Mandiri, 7(2), 233–240.
Sunra, L., & Korompot, C. A. (2025). Digital innovation in teacher development: The impact of the Platform Merdeka Mengajar on pedagogical competence. Celebes Journal of Language Studies, 6(1), 55–67.
Sumandya, I. W., & Widana, I. W. (2022). The skills of high school mathematics teachers in utilizing the Merdeka Belajar platform. Indonesian Research Journal in Education, 6(2), 77–90.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Novrianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





