Integrasi TEYL dan Deep Learning berbasis Kearifan Lokal dalam Kurikulum Terpadu Sekolah Dasar Muhammadiyah
DOI:
https://doi.org/10.20961/ijecs.v1i1.3240Keywords:
Teaching English for Young Learners, Deep Learning, Kurikulum Terpadu, Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah DasarAbstract
Pembelajaran bahasa Inggris pada jenjang sekolah dasar menuntut pendekatan yang tidak hanya sesuai dengan karakteristik anak, tetapi juga mampu mendorong pembelajaran bermakna dan pembentukan karakter. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model Teaching English for Young Learners (TEYL) berorientasi Deep Learning dalam kerangka kurikulum terpadu di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta. Sekolah ini menerapkan kombinasi Kurikulum Merdeka/Kurikulum 2013 Tematik Integratif untuk materi nasional, Kurikulum Cambridge untuk penguatan bahasa Inggris melalui program intensif, serta kurikulum khas Muhammadiyah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (ISMUBA) sebagai landasan pembentukan karakter Islami. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dalam tahap perencanaan, implementasi, serta refleksi pembelajaran. Aktivitas pembelajaran TEYL dirancang berbasis pengalaman, kontekstual, dan terintegrasi dengan kearifan lokal serta nilai-nilai ISMUBA. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan TEYL berorientasi Deep Learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang bermakna, serta mendukung penguatan karakter dan keberanian berkomunikasi siswa. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kompetensi pedagogik dan reflektif mahasiswa sebagai calon guru bahasa Inggris. Kegiatan ini menghasilkan sebuah model konseptual Pengabdian kepada Masyarakat berupa Model PkM Kolaboratif TEYL Berorientasi Deep Learning Berbasis Kearifan Lokal yang berpotensi direplikasi pada sekolah dasar dengan kurikulum terpadu.
References
Aditama, M G, Amelia, R and Pravitasari, H. (2022). Implementation of Character Education in English Language Learning for Junior High School. Jurnal Education and Development, 10(3), 367–370. https://doi.org/10.37081/ed.v10i3.4097
Aditama, M., Prannowo, D. D., Najib, M. R. A., & Iswari, I. I. R. (2025). Enhancing Efl Student Engagement Through Deep Learning Approaches. Journal of Language Teaching Lingustics and Literature, 3(01), 59–68. https://ejournal.melekliterasi.com/index.php/JLTLL/article/view/180
Dewi, L. S., Jannah, M., & Sari, I. K. (2023). Fostering Deep Learning through Reflective Teaching in EFL Classrooms: Insights from Indonesian Vocational Teachers. Asian EFL Journal, 25(2), 44–61.
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin Press.
Hapsari, T. C. (2021). Distance Learning in the Time of Covid-19: Exploring Students’ Anxiety. Journal of English Language Teaching, 10(1), 40–49. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/elt
Hartatiningsih, D. (2022). MENINGKATKAN PENGUASAAN VOCABULARY BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA WORDWALL SISWA KELAS VII MTs. GUPPI KRESNOMULYO. ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas Dan Sekolah, 2(3), 303–312. https://doi.org/10.51878/action.v2i3.1443
Kahfi, A. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dan Implikasinya Terhadap Karakter Siswa di Sekolah. Dirasah : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar Islam, 5(2), 138–151. https://doi.org/https://doi.org/10.51476/dirasah.v5i2.402
Kemendikbud. (2022). Kurikulum Merdeka: A New Curriculum for Indonesian Schools. Indonesian Ministry of Education and Culture.
Laila, N. H. (2024). Improving Students’ Vocabulary Mastery By Using Flashcards. Mamba’ul ’Ulum, 15(1), 46–52. https://doi.org/10.54090/mu.29
Prayitno, H. J., Wulandari, M. D., Widyasari, C., Nursalam, N., Malaya, K. A., Bachtiar, F. Y., Hermawan, H., Wulandari, D. T., & Aditama, M. G. (2020). Pemberdayaan Guru dalam Peningkatan Layanan Bimbingan Konseling di SD/MI Muhammadiyah Se-Surakata pada Era Komunikasi Global. Buletin KKN Pendidikan, 2(2), 56–62. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v2i2.11853
RSG, H. D. (2023). Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris Untuk Anak Didik Usia 4-5 Tahun. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(1), 18–22. https://doi.org/10.55606/jbpi.v1i1.918
Setiawan, B., & Rahmawati, Y. (2022). Implementing the Merdeka Curriculum: Challenges and opportunities for Indonesian educators. Indonesian Journal of Educational Review, 7(3), 45–58.
Shofyana, M. H., Aditama, M. G., Nugroho, H. I., & Asmoro, H. T. (2022). Integrating Local Wisdom in Project-Based Learning to Improve Post-Pandemic English Learning. ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education, 6(2), 291. https://doi.org/10.29240/ef.v6i2.5418
Slamet Asari. (2023). Vocabulary development of EFL young learner after long peer interaction with video games. EES (Journal of English Educators Society), 8(1). https://doi.org/10.21070/jees.v8i1.1708
Wibisana, M. A., Giri Aditama, M., & Anasa, F. A. (2025). Student Perception on Multimedia Implementation in Improving Speaking Skill in ELT. 8(2), 387–394.
Widyastuti, A., & Sari, R. P. (2023). Preserving local culture through education: The role of teachers in Batang Regency. Journal of Cultural Studies and Education, 9(4), 112–130.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Madya Aditama, Prasetyawan Aji Sugiharto, Ismi Islamia R. Iswari, Yan Imam Santoso, Mohammad Andre Wibisana, Rosalidya Putri, Maulana Nailu Naja, Najma Wisnu Syahda Al Faiza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





